Kampanye 2009
Kampanye pemilu Tahun 2009 ini sepertinya agak berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya, yaitu tidak menonjolnya arak-arakan pendukung partai.
Di kawasan jalan utama di Jakarta, Jalan Thamrin dan Sudirman, yang biasanya menjadi kawasan kampanye partai, tidak terlihat arak-arakan.
Kali ini parpol hanya melakukan rapat internal, pertemuan tatap muka, dan kampanye simpatik.
Bagaimanapun masih ada juga partai yang melakukan gaya lama berupa arak-arakan di kawasan Jakarta Pusat, seperti yang dilakukan pendukung Partai Karya Peduli Bangsa.
Arak-arakan dalam kampanye tahun ini sebenarnya dilarang kata Ketua Kelompok Kerja Kampanye KPUD DKI Jakarta, Dahliah Umar.
"Kalau di jalan membagi-bagikan atribut kampanye tidak ada masalah. Yang penting arak-arakan tidak keliling kota sehingga membuat kemacetan dan mengganggu ketertiban umum."
Dan apa pendapat anda? Apakah kampanye tanpa arak-arakan terlalu sepi sehingga tidak mencerminkan pesta demokrasi.
Tapi mungkin memang sudah saatnya kampanye tidak usah harus melakukan arak-arakan massal lagi.
Apa pendapat anda?
Telah Diterbitkan:
Mar 18, 2009 8:08 AM GMT
Tambahkan Komentar
KOMENTAR
Jumlah Komentar:35
Semua komentar begitu masuk
Ditambahkan:
Apr 9, 2009 12:52 PM GMT
pemilu??no comment!msh ada yg lebh penting selain ngurusin pemilu.kerja keras cari solusi tuk menghadapi beban hdp yg makin sulit.pemilu kali ini sy ng masuk dlm DPT,jd ng nyontreng alias golput.
Mahya sarifudin, Magelang
|
Ditambahkan:
Apr 9, 2009 7:04 AM GMT
Sy mengajak teman2 pilih pemìmpin yg tdk menjatuhkan partai lain, mau debat pendapat, memberantas korupsì dan bersahaja. Jangan sekali2 pilih pemimpin yg hanya obral janji, tdk berani debat pendapat dan selalu menjatuhkan partai lain.. Sangatlah menyesal
Iwat, Pekalongan
|
Ditambahkan:
Apr 4, 2009 11:12 PM GMT
Demokrasi..?rasanya bosen dgr kata2 itu tanpa sosialisasi dilapangan..km rakyat kecil sudah capek cari uang demi keluarga ditambah hiruk pikukya kampanye yg semrawut penuh janji...buat kepentingan pribadi/golonganya/partai bukan negara Scr keseluruhan...rakyat dibikin pusing ngak menguntungka.
Titur, Timika
|
Ditambahkan:
Apr 4, 2009 2:09 AM GMT
Kmpnye bnyk yg tdk mnddik bhkan mmalukan, bgaimana partai/caleg hadir d tngah tarian erotis. Tdk snonoh, pdhal mrka calon pmmpin kta katanya. jangan pilih partai/caleg yang g punya rasa malu. "danger" "bahaya"
Mahmud, Sukabumi
|
Ditambahkan:
Apr 3, 2009 3:13 AM GMT
Parte pdi.p.itu aneh.kena apa di kapaye selalu mengomentari masalah blt ya kurang di setujui.sekarang malah mengiklan kan blt,gimana pemimpiya.apa enda mancla mencle omønganya
Damar saputra, Grobogan purwodadi
|
Ditambahkan:
Apr 1, 2009 5:05 AM GMT
Sudah bukan jamannya arak-arakan yg seakan saling unjuk kekuatan. Buktikan visi & misi, jangan hanya sebuah halusinasi yg tdk pernah terbukti. Sudah saatnya kita dewasa dlm berpolitik dan wujudkan bahwa itu adalah sebuah demokrasi yg sesungguhnya.
Ziedan, Purbalingga
|
Ditambahkan:
Mar 28, 2009 10:34 PM GMT
jangan golput demi nasip kita 5 thun ke depan
indra, aceh
|
Ditambahkan:
Mar 27, 2009 8:35 PM GMT
Biarkan saja kampanye dgn cara arak-arakan. Suatu saat apabila masyarakat sudah dewasa dalam berpolitik hal itu akan hlang dengan sendirinya. Barangkali dalam pemilu yang akan datang arak-arakan sudah dianggap cara yang tidak menarik
Zigar, Dar es salaam- Tanzania
|
Ditambahkan:
Mar 27, 2009 2:22 PM GMT
Krna prtai trlalu bnyak,tdk ada 1 pun yg trbukti nyata,smuanya hnya jnji2 sj,jd kt bngung,knpa kpu tdk menyaring partai yg btl2 membela kepentingan rkyt
Putra, Medan
|
Ditambahkan:
Mar 27, 2009 2:49 AM GMT
sebaiknya partai tidak lagi melakukan pesta arak-arakan yang memacetkan jalan,sehingga mengganggu aktifitas masyarakat banyak. Partai / caleg seharusnya lebih mensosialisasikan rencana / program kerja yang pasti dan terukur pada media cetak / elektronik. Klo diperhatikan kampanye partai di TV, kebanyakan hanya menampilkan kemiskinan dan menyalahkan pemerintah, dan mengklaim saya yang paling pintar dan benar.
dewi, bandung
|
Ditambahkan:
Mar 26, 2009 11:50 AM GMT
sangat baik memang kampanye tanpa arak-arakan,malah kalau bisa dibuat lagi peraturan yg lebih ketat agar supaya para politisi bisa berpikir bagaimana seharusnya berkampanye yang benar dan baik,mungkin salah satu alternatif kampanye yg harus dilirik oleh partai politik yaitu kampanye dengan mengajak rakyat menanam pohon,membersihkan lingkungan,memungut sampah,atau cara lain yang lebih mendidik.
Debby, Bitung
|
Ditambahkan:
Mar 26, 2009 3:49 AM GMT
Kampanye th ini sangat baik dgn tidak adanya arak2an, karena mnurut saya tidak kelihatan menyeramkn, tidak slalu yg namanya pesta harus arak2an apalagi ini pesta demokrasi, dgn begini suasana jalan lancar dan masyarakat dibuat aman untuk bepergian dan menjalankn usaha. Yg pnting ciptakan suasana aman dlm kampanye tahun ini.
Ayi, Bandung
|
Ditambahkan:
Mar 25, 2009 4:10 PM GMT
Menurut saya berkampanye d jalan2 it tdk apa2 yang penting tdk melangar aturan dan tdk meresahkan masyarakat.toh bsa jugak buat hiburan bagi masyarakat sekitar.
Vicky s., Situbondo
|
Ditambahkan:
Mar 25, 2009 12:47 PM GMT
pesta sih boleh-boleh aja, tapi apa ya pantes pesta di tengah banyak masyarakat yang bingung mencari sesuap nasi karena memang sulit cari kerja dan memang miskin.... yang terpenting VISI dan MISI dari para kontestan.... sudah ndak jamannya lagi di indonesia pamer kekuatan fisik.... yang penting karyanya bung.....!!!
adranika, wonosobo
|
Ditambahkan:
Mar 25, 2009 12:24 PM GMT
arak-arakan sebagai wujud pamer kekuatan fisik sebaiknya sudah tidak perlu lagi, khususnya di Indonesia... soalnya terlalu banyak provokator "kampungan" yang hanya mementingkan kepentingan pribadi di atas kepentingan nasional. Yang terpenting VISI dan MISI serta niat yang TULUS untuk mengentaskan bangsa ini dari keterpurukkan yang berlarut-larut. Smoga yang terpilih nanti adalah orang-orang yang punya NURANI.
agus, wonosobo
|
Tambahkan Komentar
|
|